Jan 22, 2014

Android: Apa itu Bootloader? Haruskah kita meng-Unlock Bootloader??

  No comments
Ini cuma sepengetahuan ane aja gan, selebihnya kalau ada kekurangan atau kesalahan mohon di maafkan lahir dan bathin ye :3
Langsung aja dah begini penjelasane, monggo...


Apa itu Bootloader??

Secara umum, Bootloader adalah kode yang dieksekusi sebelum suatu Sistem Operasi mulai berjalan. Pada dasarnya Bootloader merupakan suatu paket intruksi untuk boot kernel sistem operasi dan sebagian besar dari mereka juga memiliki debugging sendiri atau lingkungan modifikasi. Bootloader dijalankan sebelum setiap bagian dari perangkat lunak lainnya (misal: aplikasi) pada setiap perangkat dijalankan, maka dari itu setiap bootloader memiliki prosesor yang spesifik dan setiap motherboard memiliki bootloader sendiri. Setiap ponsel Android memiliki bootloader yang menginstruksikan kernel sistem operasi untuk dapat boot secara normal. Bootloader yang terkunci hanya dapat menjalankan (boot) salah satu OS yang disetujui. Ini maksudnya bahwa partisi boot setiap perangkat memiliki tanda tangan digital yang telah disetujui, atau Carrier ID (CID) yg ter-kode (hard-coded) ke dalam OS yang cocok dengan nilai kode tadi ke dalam bootloader itu sendiri .

Mengapa Bootloader terkunci??

Bootloader pada Android umunya terkunci karena meskipun Android merupakan open source OS, namun produsen masih ingin para konsumennya untuk tetap menggunakan versi OS Android yang telah mereka rancang secara khusus untuk setiap perangkatnya (misal SONY merancang OS Android untuk Xperia). Maka dari itu untuk menerapkan konsep ini, produsen mengunci bootloader nya. Dengan bootloader yang terkunci pada perangkat Android, maka hampir tidak mungkin untuk flash Custom ROM dan proses membuka bootloader jelas akan menghilangkan garansi dan apabila kita gagal dalam melakukan proses unlocking bootloader akan menyebabkan Bricks  -perangkat menjadi bata :v -

Apakah perlu untuk Unlock Bootloader??

Jawaban nya cukup sederhana. Jika kita ingin root, lalu ingin flash Custom ROM setelah root, maka Bootloader stock pada perangkat kita perlu terbuka dulu. Simplenya Unlocking bootloader memungkinkan kita untuk menginstal Custom Firmware, Custom ROM, Custom Kernel, maupun Custom Recovery (biasanya ini sudah paketan dari custom kernel) pada ponsel Android kita.

PERINGATAN -ALWAYS Do WiTH YouR oWN RiSK-

Unlocking bootloader dapat menyebabkan perangkat Android kita kehilangan garasi -eh garansi-
Hal ini pada sebagian device juga dapat menghapus (mem-format) memori internal pada perangkat (termasuk aplikasi , kontak , SMS dan pesan MMS dll)

*Untuk Xperia 2011-2012 devices Unlocking Bootloader tidak berpengaruh terhadap memory internal
*Untuk Xperia devices yg di rilis mulai dari 2013 Unlocking Bootloader akan memformat memori internal
*Untuk device lain (ex: samsung) ane gatau :p


Tambahan

Agar bisa instal Custom ROM dan Custom Recovery (CWM) selain meng-Unlcok Bootloader, masih bisa dilakukan dengan ROOTING, yaitu dengan mengeksploitasi perangkat kita menggunakan software yg telah ditemukan oleh para developer nan jauh disana :v dan memasukan aplikasi handal yang disebut Super User...


Sekian dan Terima Kasih... :)

Dilarang Copy-Paste konten untuk di share ulang TANPA se-izin penulis!

“Be a Smart & Creative Blogger!”

Copyright © Agung Pambudi

No comments :

Post a Comment

What do you want? Just leave a comment :)

*choose an emoticon below